LUWUK, RADAR SULAWESI — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk mencatatkan capaian akademik membanggakan. Dalam kurun waktu sekitar tiga bulan, FKIP UMLB berhasil memiliki enam dosen bergelar doktor di bidang Pendidikan Bahasa Inggris.
Keenam dosen tersebut menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Universitas Muhammadiyah Malang. Ini menjadi salah satu bukti komitmen Universitas Muhammadiyah Luwuk dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya kompetensi dan kualifikasi akademik dosen.
Rektor Universitas Muhammadiyah Luwuk, Dr. Sutrisno K. Djawa, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, bertambahnya enam dosen bergelar doktor dalam waktu relatif singkat merupakan prestasi yang patut disyukuri sekaligus menjadi tonggak penting dalam pengembangan institusi.
“Alhamdulillah, dalam waktu sekitar tiga bulan, FKIP berhasil melahirkan enam dosen bergelar doktor di bidang Pendidikan Bahasa Inggris. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan sekaligus menunjukkan keseriusan Universitas Muhammadiyah Luwuk dalam meningkatkan kualitas dosen,” ujar Sutrisno, Jumat 31 Juli 2026.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi dosen-dosen lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualifikasi akademik.
Menurut Rektor, keberadaan enam dosen bergelar doktor juga membuka peluang lebih besar bagi FKIP UMLB untuk mengembangkan program akademik pada jenjang yang lebih tinggi (S2).
“Dengan terpenuhinya sumber daya manusia yang berkualifikasi doktor, kami berharap FKIP segera mempersiapkan seluruh persyaratan administrasi dan akademik untuk mengusulkan pembukaan Program Studi Magister (S2) Pendidikan Bahasa Inggris,” katanya.
Rencana pembukaan Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris dinilai menjadi langkah strategis bagi Universitas Muhammadiyah Luwuk dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas, khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Banggai dan kawasan Indonesia Timur.
Kehadiran program magister tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada lulusan sarjana untuk melanjutkan pendidikan pascasarjana tanpa harus meninggalkan daerah.
Selain itu, program tersebut juga diharapkan mampu mencetak tenaga pendidik, peneliti, dan akademisi yang profesional, memiliki daya saing, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sutrisno menegaskan, penguatan sumber daya manusia melalui peningkatan kualifikasi akademik dosen merupakan bagian penting dalam mewujudkan Universitas Muhammadiyah Luwuk sebagai perguruan tinggi yang unggul, Islami, dan berdaya saing.
Capaian enam doktor dalam waktu sekitar tiga bulan tersebut sekaligus menjadi modal penting bagi FKIP UMLB untuk terus memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta mempersiapkan langkah pengembangan akademik di masa mendatang. ***









Komentar