LUWUK, RADAR SULAWESI — Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk Banggai, Dr. Sutrisno K. Djawa, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-Berbasis (KKN-MB) Angkatan XL tahun 2026.
Menurut Sutrisno, pelaksanaan KKN-MB tahun ini menunjukkan capaian yang membanggakan, bahkan terdapat sejumlah kegiatan yang dinilainya berada di luar ekspektasi kampus.
Ia mengaku bangga melihat kiprah mahasiswa selama berada di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).
“Kalian luar biasa. Saya sangat gembira dan sangat berbangga bahwa kalian luar biasa,” ujar Sutrisno saat menerima kembali mahasiswa KKN-MB Angkatan XL, Selasa 1 September 2026.
Rektor mengaku bangga dengan keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan bersama pemerintah desa dan kecamatan. Ia menyebut mahasiswa mampu berinteraksi dengan kepala daerah dan jajaran pemerintah, mulai dari Kecamatan Liang, Peling Tengah hingga Tinangkung Utara.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa konsep KKN yang diusung Unismuh Luwuk tidak sekadar menempatkan mahasiswa di desa, tetapi juga mendorong mereka untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Salah satu konsep utama yang ditekankan dalam KKN-MB Angkatan XL, kata Sutrisno, adalah “Muhammadiyah Menyapa” dan “Muhammadiyah untuk Umat.”
“Unismuh Luwuk menyapa artinya harus betul-betul berinteraksi dengan masyarakat. Harus saling berkolaborasi dan berkontribusi untuk membangun daerah,” jelasnya.
Ia berharap program yang telah dijalankan mahasiswa tidak berhenti setelah masa KKN berakhir. Menurutnya, keberadaan mahasiswa harus mampu meninggalkan pengetahuan, inovasi dan manfaat yang dapat terus dikembangkan masyarakat.
“Semua program harus berkelanjutan. Anda di sana meninggalkan ilmu pengetahuan, inovasi dan tentunya kenangan,” katanya.
Sutrisno juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Banggai Kepulauan yang telah membuka ruang kerja sama dengan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong potensi ekonomi kerakyatan. Khusus di Banggai Kepulauan, terdapat dua sektor yang dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, yakni pariwisata dan kelautan.
“Di tengah kondisi ekonomi saat ini, kita harus mendorong ekonomi kerakyatan. Di Bangkep ada dua sektor yang bisa didorong, yakni pariwisata dan kelautan. Di sinilah peran kita sebagai perguruan tinggi untuk mendorong peran serta masyarakat,” ujarnya.
Lebih jauh, Rektor berpesan kepada mahasiswa agar tidak memutus hubungan silaturahmi dengan masyarakat dan pemerintah desa yang telah menjadi bagian dari perjalanan mereka selama KKN.
“Saya berharap silaturahmi yang kalian sudah bangun saat KKN itu harus dijaga dan jangan sampai terputus,” pesannya.
Sutrisno menilai pelaksanaan KKN-MB Angkatan XL memiliki sejumlah capaian yang berbeda dari pelaksanaan sebelumnya. Bahkan, beberapa hal yang dilakukan mahasiswa disebut berada di luar ekspektasi kampus.
“Sudah dan ternyata bisa. Di luar ekspektasi kita. Baru KKN ini yang seperti itu. Berarti ini hebat, baru kali ini seperti itu,” ungkapnya.
Ia pun kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN-MB Angkatan XL serta para DPL yang telah mendampingi mahasiswa selama berada di lapangan.
“Saya berterima kasih kepada mahasiswa KKN-MB dan khususnya DPL yang sudah sangat luar biasa mendampingi mahasiswa,” pungkas Sutrisno. ***









Komentar