SCROLL KE BAWAH UNTUK MELIHAT LEBIH BANYAK KONTEN

JOB Tomori Salurkan Bantuan Percepatan Pemulihan Pascagempa di Sigi

Penyaluran bantuan pasca gempa di Kabupaten Sigi. [Foto: Istimewa]

SIGI, RADAR SULAWESI – Sebagai wujud kepedulian terhadap warga yang terdampak gempa bumi berkekuatan M6,7 pada Selasa, 16 Juni 2026 yang memengaruhi 7.821 jiwa, JOB Pertamina–Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kegiatan berlangsung pada 7–13 Juli 2026 sebagai bagian upaya mendukung transisi pemulihan pascabencana sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat untuk membangun kembali kehidupan yang lebih baik.

Bantuan diserahkan melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi selaku pusat koordinasi penanganan bencana, sebelum didistribusikan ke warga. Penyaluran diprioritaskan bagi desa dengan kerusakan paling parah serta kelompok rentan yang membutuhkan penanganan segera.

Wilayah yang menerima bantuan meliputi Desa Kadidia dan Desa Kamorora di Kecamatan Nokilalaki, serta Desa Ue Rani, Desa Ue Nuni, dan Desa Lembantongoa di Kecamatan Palolo. Agar tepat sasaran, penyaluran berpedoman pada data by name by address (BNBA) yang telah diverifikasi bersama pemerintah desa dan BPBD Kabupaten Sigi, guna menjamin proses berjalan transparan dan akuntabel.

Sebanyak 300 kepala keluarga menerima paket kebutuhan pokok berupa 300 karung beras, 300 dos mi instan, 300 kaleng kornet sapi, 300 kaleng ikan sarden, 300 liter minyak goreng, 300 kilogram gula pasir, 300 dos teh, dan 300 bungkus kopi. Khusus bagi kelompok rentan, juga disiapkan 300 dos susu bayi dan 600 dos bubur bayi untuk 243 balita di kelima desa tersebut.

Selain kebutuhan pangan, disalurkan pula bantuan non-sembako berupa 300 lembar terpal, 300 lembar selimut, 300 lembar matras, 300 paket perlengkapan kebersihan, serta 150 unit senter guna mendukung kebutuhan selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

Terkendala Pasokan Listrik, SPPG Mamosalato Tetap Suplai MBG ke 17 Sekolah dan 4 Posyandu

Turut berperan aktif dalam pendistribusian tiga orang perwakilan Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) Sinorang, yang merupakan binaan JOB Tomori. Keterlibatan mereka menjadi wujud kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan.

Manajemen JOB Tomori menyampaikan kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen dan kepedulian perusahaan mendukung warga terdampak.

“Kami percaya bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga semangat kebersamaan dan kepedulian. Melalui bantuan kemanusiaan ini, JOB Tomori ingin hadir bersama masyarakat untuk membantu mempercepat proses pemulihan dan mengembalikan harapan warga yang terdampak,” ujar Agus Sudaryanto, Business Support Senior Manager JOB Tomori.

Warga penerima menyambut baik bantuan ini yang dinilai sangat membantu kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi penyemangat untuk bangkit kembali. Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi Henri Kusuma Rombe, memberikan apresiasi mendalam atas dukungan yang diberikan.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan BPBD, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada JOB Tomori atas kepedulian dan bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada masyarakat terdampak gempa bumi. Di tengah duka dan musibah yang dirasakan, kehadiran JOB Tomori membawa harapan, menguatkan semangat, dan membuktikan bahwa kemanusiaan selalu hadir saat masyarakat membutuhkan. Bantuan ini bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi warga untuk bangkit dan menata kembali kehidupannya,” jelasnya.

Bangun Bangkep Tak Harus dari Luar Daerah, Rektor Unismuh Luwuk Dorong Kolaborasi Kampus Lokal

Kegiatan kemanusiaan ini sejalan dengan komitmen tanggung jawab sosial perusahaan yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan. Melalui berbagai program pemberdayaan dan kepedulian sosial, JOB Tomori terus berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Melalui aksi kemanusiaan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Sigi semakin optimistis menjalani proses pemulihan pascagempa. Kehadiran berbagai pihak yang menunjukkan kepedulian menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan solidaritas tetap menjadi kekuatan utama dalam menghadapi tantangan pascabencana. ***
 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement