SCROLL KE BAWAH UNTUK MELIHAT LEBIH BANYAK KONTEN

Rektor Resmi Lepas 430 Peserta KKN-MB Angkatan 40, Usung Program “Unismuh Luwuk Menyapa”

LUWUK, RADAR SULAWESI – Sebanyak 430 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Mobilisasi Berkemajuan (KKN-MB) Angkatan ke-40 Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk resmi dilepas untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, Minggu (19/7/2026). Acara pelepasan ini sekaligus menutup rangkaian pembekalan yang berlangsung selama dua hari penuh, sejak 18 Juli 2026, menyusul pra-pembekalan yang dilaksanakan sehari sebelumnya.

Upacara pelepasan dilakukan langsung oleh Rektor Unismuh Luwuk, Dr. Sutrisno K. Djawa, SE., MM., di pelataran Kampus Hijau kampus setempat. Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) Dr. Sahraen Sibay, Wakil Rektor I Dr. Agung K. Djibran, Sekretaris Kabupaten Banggai Kepulauan Muh. Aris Susanto, SE., ME. (yang juga mantan Dekan Fakultas Ekonomi Unismuh Luwuk), Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Dr. Risno Mina, SH., MH., jajaran pimpinan fakultas, serta panitia pelaksana.

Dalam arahannya, Rektor menegaskan pelaksanaan KKN-MB tahun ini mengusung semangat “Dari Kampus untuk Umat” serta program unggulan “Unismuh Luwuk Menyapa”.

“KKN-MB ini bukan sekadar syarat kelulusan akademik, melainkan panggilan untuk hadir, menyapa, dan melayani masyarakat dengan hati yang rendah hati. Jadilah agen perubahan yang membawa manfaat nyata, bukan sekadar tamu yang lewat. Program ‘Unismuh Luwuk Menyapa’ mengajak kita menyatukan langkah: dari kampus, kembali ke umat, dan berbuat untuk kemajuan bersama. Kegiatan ini juga selaras kebijakan nasional agar perguruan tinggi benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat, bukan hanya berhenti di ruang kelas atau penelitian semata,” ujar Dr. Sutrisno.

Sementara itu, Ketua LP3M Dr. Risno Mina menjelaskan program “Unismuh Luwuk Menyapa” dibangun di atas lima pilar utama dengan rincian kegiatan yang disesuaikan kebutuhan wilayah:

Unismuh Luwuk dan Lapas IIB Luwuk Siapkan Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan

1. Keagamaan dan Akhlak: Pengajian rutin, pembinaan TPA/TPQ, serta penguatan karakter remaja masjid dan nilai-nilai Islam berkemajuan;
2. Pendidikan dan Literasi: Bimbingan belajar bagi siswa, pengenalan literasi digital, serta peningkatan minat baca dan tulis masyarakat;
3. Kesehatan Masyarakat: Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), upaya pencegahan stunting, dukungan operasional Posyandu, serta pemeriksaan kesehatan dasar;
4. Ekonomi dan UMKM: Pendampingan pengembangan usaha mikro, pelatihan pemasaran digital, serta penggalian potensi lokal dan daya tarik wisata desa;
5. Lingkungan Berkelanjutan: Pengelolaan sampah, program penghijauan, perbaikan sanitasi, serta penguatan ketahanan pangan warga.

“Kami merancang program ini dengan kelima pilar utama tersebut. Seluruh rencana kegiatan selaraskan dengan kebutuhan prioritas desa dan program pemerintah daerah, sehingga kehadiran 430 mahasiswa di 33 desa ini tidak hanya memberikan dampak sesaat, tapi membangun kemitraan yang berkelanjutan antara Unismuh Luwuk dan masyarakat,” tegasnya.

Para peserta akan ditempatkan di 33 desa, satu sub desa, dan satu posko yang tersebar di wilayah Kabupaten Banggai serta Kabupaten Banggai Kepulauan, tepatnya di Kecamatan Liang, Peling Tengah, dan Tinangkung Utara. Seluruh peserta didampingi oleh 9 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan pelatih (TOT) pada 17 Juli 2026. Pemberangkatan menuju lokasi pelaksanaan dijadwalkan berlangsung pada Selasa (21/7/2026). ***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement