MORUT RADAR SULAWESI, Id – Pelaksanaan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Morowali Utara resmi ditutup oleh Ketua PWI Sulawesi Tengah Tri Putra Toana di Hotel Jompi Wisata, Kota Kolonodale, Sabtu sore (9/5/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari sejak 8 Mei 2026 itu diikuti sejumlah wartawan dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah.
Acara penutupan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang berlangsung khidmat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris PWI Sulawesi Tengah, Ketua Dewan Kehormatan PWI bersama jajaran, wartawan senior Erik Tamalagi, Ketua PWI Poso, Ketua PWI Parigi, Ketua PWI Morowali, panitia pelaksana, serta seluruh peserta UKW.Dalam sambutannya, Ketua PWI Sulawesi Tengah Tri Putra Toana menegaskan bahwa tidak semua orang dapat menjadi wartawan profesional.
Menurutnya, wartawan yang telah dinyatakan kompeten melalui UKW harus mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.Ia menyampaikan bahwa wartawan merupakan penyambung lidah rakyat yang memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi secara benar dan berimbang. “Apa yang benar harus ditulis benar, dan yang salah juga harus ditulis,” ujar Tri Toana yang diketahui telah berkiprah selama 42 tahun di organisasi PWI.
Lebih lanjut, Tri mengatakan bahwa pers memiliki peran penting dalam membantu pemerintah maupun masyarakat. Menurutnya, melalui karya jurnalistik, masyarakat dapat mengetahui berbagai program pemerintah, sementara pemerintah juga dapat memahami persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan agar wartawan tetap menjaga independensi dan tidak memiliki tendensi tertentu dalam menulis berita. Wartawan, kata dia, harus mampu menghasilkan karya jurnalistik yang tidak memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Tri Putra Toana turut menyinggung sejarah bangsa Indonesia yang banyak lahir dari tokoh-tokoh berlatar belakang wartawan. Karena itu, ia berharap wartawan masa kini dapat terus menjaga marwah profesi dengan membantu masyarakat dan pemerintah dalam melihat berbagai persoalan sosial secara objektif.
Sementara itu, Sekretaris PWI Sulawesi Tengah Temu Sutrisno mengatakan bahwa dengan berakhirnya UKW di Morowali Utara, jumlah wartawan kompeten secara nasional kini mencapai 33.334 orang. Khusus di Sulawesi Tengah, dengan bertambahnya 12 wartawan yang dinyatakan lulus dalam UKW kali ini, jumlah wartawan kompeten kini tercatat sebanyak 220 orang.
Penutupan UKW tersebut diharapkan menjadi momentum meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Morowali Utara, agar mampu menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.




Komentar