MORUT RADAR SULAWESI, Id – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Morowali Utara pada 2 Mei 2026 menjadi momen istimewa dengan hadirnya sosok inspiratif di dunia pendidikan. Seorang penulis buku tingkat nasional, Krisman Lameanda, menjadi pusat perhatian atas dedikasi dan kontribusinya dalam meningkatkan literasi di daerah.
Krisman Lameanda yang juga merupakan Kepala SMP Negeri 2 Lembo Raya dikenal sebagai guru berprestasi dengan segudang pencapaian di tingkat nasional. Ia telah menulis dan menerbitkan berbagai karya buku yang tidak hanya menginspirasi, tetapi juga menjadi referensi bagi kalangan pendidik dan pelajar di Indonesia.
Dalam momentum Hardiknas tersebut, Krisman menyerahkan sebanyak 55 judul buku dari total rencana awal 165 judul karya yang telah ia siapkan. Buku-buku tersebut merupakan hasil dari karya tulisnya dalam bentuk antologi, buku solo, hingga artikel di berbagai majalah pendidikan.Penyerahan buku dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pengembangan literasi di Morowali Utara.
Krisman menyampaikan bahwa seluruh buku tersebut diserahkan kepada Pemerintah Daerah untuk selanjutnya disumbangkan ke Dinas Perpustakaan Daerah sebagai bahan bacaan bagi masyarakat. “Buku-buku ini saya serahkan sebagai bahan literasi agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas, khususnya para pelajar dan tenaga pendidik,” ungkap Krisman dalam keterangannya.
Beberapa judul buku yang telah dihasilkan di antaranya School Booster: 700+ Quote Dahsyat Penyemangat Belajar yang terbit pada April 2021, Ladang Pahala: Sisi Lain Ibu Sekaligus Guru (2022), serta TEFA di Tengah Badai Pandemi COVID-19 yang juga terbit pada tahun 2022.Selain itu, ia juga menulis buku Tips & Trik Mengatasi Kejenuhan Mengajar, Mendidik Indonesia: Himpunan Buah Pikir Guru dari Pelosok Negeri, hingga Sabda Guru yang mengantarkannya meraih penghargaan sebagai penulis terbaik tingkat nasional.
Dedikasi Krisman dalam dunia pendidikan tidak hanya tercermin dari karya tulisnya, tetapi juga dari kedisiplinan dan komitmennya dalam menjalankan tugas sebagai seorang guru dan kepala sekolah. Ia dikenal sebagai sosok yang tegas dan penuh tanggung jawab dalam membina peserta didik maupun tenaga pendidik di lingkungan sekolahnya.
Kehadirannya di tengah peringatan Hardiknas menjadi inspirasi bagi banyak pihak, sekaligus menguatkan semangat untuk terus memajukan dunia pendidikan di daerah, khususnya dalam meningkatkan budaya literasi di kalangan generasi muda.
Momentum Hardiknas tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga pengingat pentingnya kontribusi nyata dalam dunia pendidikan. Sosok seperti Krisman Lameanda membuktikan bahwa dari daerah pun dapat lahir karya-karya besar yang berdampak nasional, sekaligus menjadi teladan dalam membangun generasi yang cerdas dan berdaya saing.




Komentar