SCROLL KE BAWAH UNTUK MELIHAT LEBIH BANYAK KONTEN

Semarak Kemerdekaan, JOB Tomori Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Budaya Daerah

Joint Operating Body (JOB) Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) untuk terus mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah operasinya. [Foto: Istimewa]

LUWUK, RADAR SULAWESI — Semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 menjadi momentum bagi Joint Operating Body (JOB) Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) untuk terus mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah operasinya.

Melalui Program Rumah Pemberdayaan Ibu dan Anak (RPIA), JOB Tomori menghadirkan kegiatan Peningkatan Kapasitas Wawasan Kebangsaan dan Budaya Daerah yang dikemas melalui berbagai perlombaan dan permainan rakyat dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara kolaboratif bersama pemerintah desa, unsur Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Karang Taruna, serta Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Rangkaian kegiatan berlangsung pada 21-26 Agustus 2026 di sepuluh desa yang berada di wilayah kerja JOB Tomori. Masing-masing berada di Kecamatan Batui Selatan dan Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai.

Di Kecamatan Batui Selatan, kegiatan dilaksanakan di Desa Sinorang, Gori-Gori, Bonebalantak, Masing, dan Paisu Buloli. Sementara di Kecamatan Moilong, kegiatan berlangsung di Desa Moilong, Toili, Saluan, Sumberharjo, dan Selametharjo.

Tomori Mengajar, JOB Tomori Bersama BDI Baitussalam CPP Senoro Gelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah di Batui Selatan

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan kegiatan kemasyarakatan di tingkat desa.

Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi yang mempererat sinergi antara JOB Tomori dengan pemerintah desa dan masyarakat di wilayah operasinya.

Melalui berbagai permainan yang melibatkan anak-anak, orang tua, pemuda, hingga kelompok ibu dan bapak, masyarakat diajak membangun semangat kebersamaan, sportivitas, gotong royong, serta kecintaan terhadap tanah air.

“Semangat kemerdekaan bukan hanya kita rayakan melalui perlombaan, tetapi juga kita maknai melalui kebersamaan, gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Melalui RPIA, JOB Tomori berupaya menghadirkan kegiatan yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi sekaligus meningkatkan kapasitasnya,” ujar Relation Section Head JOB Tomori, Andi Basuki.

Kolaborasi Perkuat Hubungan dengan Pemangku Kepentingan

Terkendala Pasokan Listrik, SPPG Mamosalato Tetap Suplai MBG ke 17 Sekolah dan 4 Posyandu

Dalam pelaksanaannya, JOB Tomori berkolaborasi erat dengan masing-masing pemerintah desa. Unsur PKK dan Karang Taruna turut dilibatkan sebagai bagian penting dalam perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan.

Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen JOB Tomori untuk membangun hubungan yang konstruktif dengan para pemangku kepentingan serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan sosial di wilayah operasi.

JOB Tomori juga mengundang unsur Forkopimcam Batui Selatan dan Moilong untuk hadir dan berpartisipasi dalam setiap rangkaian kegiatan.

Camat Batui Selatan, Faidil Akbar Dg Pasau, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara pemerintah dan JOB Tomori dalam menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas wawasan kebangsaan dan budaya daerah.

Menurutnya, sinergi antara perusahaan dengan pemerintah kecamatan dan desa melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat merupakan langkah positif dalam membangun kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan antara seluruh pemangku kepentingan.

Bangun Bangkep Tak Harus dari Luar Daerah, Rektor Unismuh Luwuk Dorong Kolaborasi Kampus Lokal

Sementara itu, Kapolsek Toili melalui Kasubsektor Moilong, Ahmad Abas, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan positif yang dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap tanah air sekaligus menjadi sarana untuk mengenalkan dan melestarikan budaya daerah, khususnya di Kabupaten Banggai.

Meriahkan Kemerdekaan dengan Permainan Rakyat

Antusiasme masyarakat terlihat dalam pelaksanaan rangkaian perlombaan. Setidaknya terdapat 15 jenis perlombaan yang digelar di setiap desa, melibatkan berbagai kelompok usia, mulai dari tingkat TK/PAUD, sekolah dasar, remaja, hingga kelompok ibu dan bapak.

Untuk tingkat TK/PAUD, perlombaan yang digelar antara lain sendok bola, sortir bola sesuai warna, serta tangkap bola yang melibatkan anak dan ibu.

Pada tingkat SD, peserta mengikuti berbagai permainan seperti estafet hanger, lari balon, keranjang balon, pindah gelas, lempar balon menggunakan sarung, serta injak balon.

Sementara untuk kelompok remaja, perlombaan terdiri dari memasukkan pensil ke dalam botol untuk putra dan lingkaran air untuk putri.

Adapun kelompok ibu dan bapak turut memeriahkan kegiatan melalui perlombaan nampan bocor, celana buta, menjinjing nampan berisi bola, serta gebuk paku.

Berbagai permainan tersebut dirancang sebagai aktivitas rekreatif yang mendorong interaksi antarwarga sekaligus menghidupkan kembali semangat kebersamaan yang sarat dengan nilai-nilai gotong royong.

Di beberapa desa juga diselenggarakan beragam permainan yang melibatkan anak-anak dan orang tua. Permainan tersebut antara lain estafet puzzle berpasangan dengan orang tua, estafet kelereng, mengumpulkan gelas menggunakan karet, mengumpulkan air menggunakan spons, menjinakkan bom, bola nampan, mengumpulkan bola anak baduta, minum susu, estafet bola dan air berpasangan dengan orang tua, menangkap bola menggunakan kresek, pancing gelas, membawa bola menggunakan pensil, estafet sedotan, mengeluarkan bola dari keranjang menggunakan lidi aren, estafet bola kaki plastik, lari putra dan putri, memindahkan bola menggunakan air, serta catur.

Keragaman jenis permainan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat dari berbagai kelompok usia untuk berpartisipasi secara aktif. Khusus permainan yang melibatkan orang tua dan anak, kegiatan juga menjadi ruang untuk memperkuat interaksi dan kebersamaan dalam keluarga.

Menanamkan Nilai Kemerdekaan dan Kearifan Lokal

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui kegiatan wawasan kebangsaan dan budaya daerah ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan nilai-nilai persatuan, gotong royong, sportivitas, kekeluargaan, dan kecintaan terhadap Indonesia kepada generasi muda.

Melalui keterlibatan pemerintah desa, PKK, Karang Taruna, masyarakat, serta unsur pemerintahan dan keamanan di tingkat kecamatan, kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

Bagi JOB Tomori, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya membangun community engagement yang berkelanjutan.

Hubungan yang baik dengan masyarakat dan pemangku kepentingan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung keberlangsungan kegiatan operasi migas sekaligus memberikan manfaat sosial yang positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

JOB Tomori berkomitmen untuk terus menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat dan mendorong tumbuhnya kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen JOB Tomori untuk tumbuh dan beroperasi secara berkelanjutan bersama masyarakat, dengan mengedepankan sinergi, kolaborasi, dan semangat “Energi untuk Negeri”. ***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement