SCROLL KE BAWAH UNTUK MELIHAT LEBIH BANYAK KONTEN

Wabup Morowali Utara Buka Bimtek Kearsipan Desa, Dorong Implementasi SRIKANDI di 25 Desa


MORUT RADAR SULAWESI, Id – Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K., S.Pd., M.Pd. secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Dinamis bagi Aparatur Pemerintah Desa Tahun 2026 di Gedung Perpustakaan Daerah Morowali Utara, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dalam mempercepat transformasi digital tata kelola pemerintahan desa melalui penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).
Bimbingan teknis yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusarda) Morowali Utara tersebut diikuti 50 peserta dari 25 desa. Setiap desa mengirimkan dua aparatur yang membidangi administrasi dan kearsipan untuk mengikuti pelatihan selama dua hari, mulai 29 hingga 30 Juli 2026.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Djira menegaskan bahwa pengelolaan arsip tidak lagi sekadar menyimpan dokumen, tetapi merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, arsip menjadi bukti hukum sekaligus rekam jejak penyelenggaraan pemerintahan yang harus dikelola secara baik.
“Arsip adalah rekam jejak akuntabilitas pemerintahan, bukti hukum, sekaligus memori kolektif penyelenggaraan negara. Karena itu, pengelolaan arsip yang baik merupakan bagian penting dari pelayanan publik yang berkualitas,” tegas Djira.


Ia menjelaskan, penerapan aplikasi SRIKANDI akan mempermudah proses persuratan dan pengelolaan arsip secara elektronik, terpadu, transparan, serta dapat diakses secara real time dari berbagai lokasi. Sistem ini juga merupakan bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang terus didorong pemerintah pusat.
Djira meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius agar mampu menjadi agen perubahan di desa masing-masing. Ia berharap setelah kembali ke desa, seluruh peserta dapat segera mengimplementasikan SRIKANDI tanpa penundaan demi meningkatkan kualitas administrasi pemerintahan desa.
Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya kesiapan sarana pendukung, seperti jaringan internet, perangkat kerja yang memadai, serta keamanan dan kerahasiaan data arsip desa. Menurutnya, kualitas administrasi desa akan menjadi cerminan kualitas tata kelola Pemerintah Kabupaten Morowali Utara secara keseluruhan.


Sementara itu, Kepala Bidang Kearsipan Titin C.K. Tobigo dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan bimtek mengacu pada berbagai regulasi di bidang kearsipan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan arsip dinamis, membangun budaya tertib arsip, serta memperkuat implementasi SRIKANDI menuju pemerintahan desa yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel. Bimtek menghadirkan narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah serta Dispusarda Morowali Utara.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut Kepala Dispusarda Morowali Utara Chester Tumimomor, S.Pt., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Herry Yohanes Pinontoan, S.STP., M.AP., serta Kepala Bappelitbangda Gerzom Tandi, S.T., M.Eng. Usai membuka kegiatan, rombongan meninjau fasilitas Gedung Perpustakaan Daerah Morowali Utara. Wakil Bupati berharap seluruh desa di Morowali Utara segera menerapkan SRIKANDI guna memperkuat tertib administrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya Morowali Utara yang lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih sejahtera.

63 PNS Resmi Dilantik Oleh Kakanwil Ditjen Imigrasi Sulteng, Perkuat SDM Dalam Pelayanan dan Pengawasan Keimigrasian

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement