MORUT RADAR SULAWESI, Id – Maysel Emanuella Nompo berhasil meraih gelar Puteri Batik Sulawesi Tengah (Sulteng) 2026. Prestasi tersebut sekaligus membuka peluang bagi batik Mori Morowali Utara untuk diperkenalkan lebih luas hingga ke tingkat nasional.Dalam ajang tersebut, Emanuella membawa serta identitas budaya Morowali Utara melalui batik Mori yang memiliki corak khas daerah. Ia berharap keberhasilannya dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan batik daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Saat ditemui awak media, Emanuella menjelaskan bahwa batik yang berkembang di Tanah Mori memiliki motif yang terinspirasi dari tanaman sayuran. Dalam bahasa daerah Mori, tanaman tersebut dikenal dengan sebutan tandole. Menurut Emanuella, keberadaan motif tandole menjadi salah satu kekayaan budaya yang dapat dikembangkan menjadi ciri khas batik Morowali Utara. Karena itu, ia berkomitmen membawa dan memperkenalkan batik Mori melalui berbagai kesempatan, termasuk pada ajang tingkat nasional.Keikutsertaannya dalam Puteri Batik Sulteng 2026 juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi budaya daerah.
Melalui ajang tersebut, batik Mori diharapkan tidak hanya dikenal di Sulawesi Tengah, tetapi juga mendapatkan perhatian dari masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Dukungan terhadap perjuangan tersebut turut disampaikan owner Blessing Cookies Beteleme, Meity Tawang, yang menjadi salah satu sponsor utama. Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak daerah yang memiliki potensi dan berkeinginan mengikuti ajang serupa.
Menurutnya, dukungan pemerintah maupun berbagai pihak sangat penting agar generasi muda memiliki ruang untuk mengembangkan bakat sekaligus membawa nama daerah. Keterlibatan anak-anak dalam kegiatan seperti ini juga dinilai dapat menjadi sarana memperkenalkan budaya dan potensi Morowali Utara. Dengan keberhasilan Maysel Emanuella Nompo meraih Puteri Batik Sulteng 2026, nama Sulawesi Tengah selanjutnya akan dibawa ke ajang nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang.
Momentum tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi Emanuella untuk kembali memperkenalkan batik Mori Morowali Utara di tingkat nasional.Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Morowali Utara sekaligus menjadi langkah bagi generasi muda untuk ikut melestarikan budaya daerah. Melalui batik Mori dan motif tandole, kekayaan budaya Tanah Mori diharapkan semakin dikenal dan mendapat tempat di tingkat nasional.











Komentar