SCROLL KE BAWAH UNTUK MELIHAT LEBIH BANYAK KONTEN

KPPA Sulawesi Tengah Gelar Konferensi Pers, Soroti Ruang Aman, Pangan, Air Bersih dan Lingkungan Berkelanjutan bagi Perempuan dan Anak

MORUT RADAR SULAWESI, Id – Organisasi Komunitas Peduli Perempuan dan Anak (KPPA) Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan konferensi pers sebagai bentuk publikasi dan sosialisasi proses serta hasil Dialog Perempuan yang telah dilaksanakan pada Sabtu, 13 Juni 2026, di Cafe Bestea, Desa Toara, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara.

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan perempuan dari Desa Bunta, Tompira, Bungintimbe, Toara, Molino, dan Molores. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3AD) Kabupaten Morowali Utara, Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali Utara, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Morowali Utara.Dalam konferensi pers tersebut, peserta menyampaikan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian perempuan di wilayah Petasia Timur. Tema utama yang dibahas meliputi ruang aman bagi perempuan dan anak, ketahanan pangan dan air bersih berkelanjutan, serta perlindungan lingkungan dan kesehatan masyarakat di tengah perkembangan industri pertambangan nikel dan perkebunan kelapa sawit.

Pada tema Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak, peserta berpandangan bahwa diperlukan kerja sama dan kolaborasi semua pihak untuk menjamin keamanan perempuan sejak dari lingkungan keluarga hingga ruang publik. Mereka menilai perkembangan wilayah Petasia Timur sebagai kawasan strategis pertambangan dan perkebunan harus diimbangi dengan kebijakan perlindungan yang lebih kuat bagi perempuan dan anak.Peserta juga mengungkapkan sejumlah kekhawatiran yang menjadi dasar pembahasan tema tersebut.

Di antaranya adalah munculnya praktik komersialisasi terhadap perempuan yang berlangsung secara terorganisir, dampak psikologis akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berpotensi memicu kekerasan dalam rumah tangga, serta perlunya tata kelola fasilitas dan layanan publik yang memberikan rasa aman, termasuk sektor hunian dan penerangan umum.Sementara itu, pada tema Pangan dan Air Bersih Berkelanjutan bagi Perempuan dan Anak, peserta menekankan pentingnya memastikan proses pembangunan dan pertumbuhan ekonomi tidak mengurangi kualitas pemenuhan pangan maupun ketersediaan sumber air bersih.

Jabatan Plt Kadis Pertanian dan Pangan Morut Berpindah, Krispen H. Masu, Disiplin ASN Tetap Sinergi

Menurut mereka, pangan dan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas hidup perempuan, anak, serta kelompok masyarakat rentan lainnya yang berada di sekitar kawasan industri.Peserta Dialog Perempuan juga bersepakat bahwa isu pangan dan air bersih harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan. Mereka berharap adanya tata kelola yang lebih baik dan berkelanjutan guna menjaga ketahanan pangan serta keberlangsungan sumber-sumber air bersih di wilayah lingkar pertambangan nikel dan perkebunan kelapa sawit di Morowali Utara.

Selain itu, tema Lingkungan dan Kesehatan Berkelanjutan bagi Perempuan dan Anak turut menjadi fokus pembahasan. Peserta berpandangan bahwa proses perubahan dan perkembangan wilayah harus dibarengi dengan upaya perlindungan kualitas lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat melalui pendekatan kolektif dan kolaboratif. Hal ini dinilai penting karena kondisi lingkungan dan kesehatan memiliki pengaruh langsung terhadap kualitas hidup perempuan, anak, serta keberlanjutan generasi mendatang.

Melalui konferensi pers ini, KPPA Sulawesi Tengah berharap hasil Dialog Perempuan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah, perusahaan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif, berkeadilan, serta berpihak pada perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Morowali Utara. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan pembangunan daerah dapat berjalan seiring dengan terjaganya kualitas lingkungan, kesehatan, keamanan, serta kesejahteraan masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement