BIAK, RADAR SULAWESI – Sebuah ledakan dahsyat mengguncang wilayah Biak, Provinsi Papua, pada Minggu sore sekitar pukul 14.45 WIT. Kejadian ini diduga kuat disebabkan oleh bom atau amunisi sisa Perang Dunia II yang ditemukan warga di sekitar lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat perbedaan angka korban jiwa yang dilaporkan. Data resmi dari Kepolisian Resor Biak yang disampaikan Kapolres, Kompol Ari Triestiawan, menyebutkan sementara waktu terdapat 5 orang tewas dan 3 lainnya hilang.
Namun, sejumlah laporan langsung dari lokasi yang disampaikan awak media dan saksi mata menyebutkan jumlah korban tewas mencapai 10 orang. Perbedaan angka ini terjadi karena proses evakuasi dan pencarian korban masih berlangsung, di mana beberapa jenazah masih dalam proses pengangkatan atau belum tercatat secara resmi.
Suara ledakan terdengar sangat keras hingga ke desa-desa tetangga dan menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan di sekitar lokasi kejadian. Warga setempat sempat panik dan berhamburan menyelamatkan diri.
Hingga saat ini, aparat kepolisian dan TNI masih mengamankan lokasi serta melakukan pemeriksaan menyeluruh, dikhawatirkan masih ada sisa bahan peledak lain yang belum meledak di sekitar area tersebut.
Pihak berwenang kembali mengimbau seluruh masyarakat Biak agar berhati-hati dan tidak menyentuh, memindahkan, atau mengangkat benda-benda asing berbentuk logam atau mencurigakan, mengingat wilayah ini masih banyak menyimpan sisa-sisa amunisi dari masa perang yang sangat berbahaya.
Penyelidikan terus dilakukan untuk memastikan jumlah korban yang akurat serta penyebab pasti kejadian ini. ***











Komentar