SCROLL KE BAWAH UNTUK MELIHAT LEBIH BANYAK KONTEN

Dirut RSUD Kolonodale Tanggapi Isu Pencopotan Usai Kasus Operasi Amandel

MORUT RADAR SULAWESI, Id – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Morowali Utara, dr Sherly Pede, M.Kes, angkat bicara terkait santernya isu di media sosial yang meminta dirinya dicopot dari jabatan Direktur RSUD Kolonodale. Isu tersebut mencuat pasca kasus operasi amandel terhadap seorang pasien yang berujung meninggal dunia.

Saat ditemui wartawan Radar Sulawesi, Id di ruang kerjanya, Selasa (24/02/2026), dr Sherly membenarkan bahwa namanya tengah ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Namun, ia menegaskan bahwa desakan dirinya untuk di copot dalam jabatan direktur adalah hal yang biasa dan tidak perlu di tanggapi secara berlebihan, ia pun saat di tanya terkait tindakan operasi yang juga sangat ramai di bicarakan, dr.Sherly kembali menegaskan bahwa seluruh pelayanan medis, termasuk tindakan operasi, telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Menurutnya, persoalan tersebut juga telah dibahas secara resmi dalam forum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Morowali Utara melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu. Dalam forum itu, manajemen RSUD telah memberikan penjelasan menyeluruh terkait prosedur pelayanan dan kronologi penanganan pasien. “Kami sudah jelaskan dalam RDP bahwa seluruh pelayanan di RSUD ini berjalan sesuai SOP. Tidak ada pelayanan yang dilakukan secara asal-asalan,” tegasnya.

Terkait tuntutan pencopotan dirinya sebagai direktur, dr Sherly menyatakan hal tersebut tidak perlu di tanggapi, saat ini dirinya, jajaran struktural dan seluruh tenaga kesehatan yang bekerja di RSUD Kolonodale hanya akan fokus terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berkunjung ke RSUD Kolonodale. Keberadaan kami di sini semata demi membantu pemerintah daerah morowali Utara dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan dalam bidang kesehatan.

Pemda Morut Bentuk Forum TJSLP, Libatkan 73 Perusahaan, Perkuat Pemberdayaan Masyarakat

Ia kembali menegaskan bahwa harus dipahami profesi dokter dan seluruh tenaga kesehatan merupakan pelayan masyarakat yang terikat pada standar medis dan etika profesi.Terkait dengan tindakan operasi Ia juga menjelaskan bahwa sebelum tindakan operasi dilakukan, pihak keluarga pasien telah dipanggil untuk diberikan penjelasan serta dimintai persetujuan tindakan medis. Prosedur tersebut, lanjutnya, merupakan bagian wajib sebelum tindak medis apapun di berikan termasuk tindakan operasi.

Sebagai pimpinan, dr Sherly menegaskan dirinya bertanggung jawab penuh atas berjalannya pelayanan kesehatan di lingkup RSUD Kolonodale sesuai dengan peraturan dan standar pelayanan kesehatan.

“Saya yang bertanggungjawab dan memastikan bahwa setiap tindakan dan layanan kesehatan yang telah di berikan oleh seluruh tenaga kesehatan di RSUD Kolonodale telah sesuai SOP yang berlaku,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa tidak boleh ada pihak manapun yang dengan alasan atau kepentingan apapun dengan dalih suka atau tidak suka boleh secara tidak bertanggungjawab menyerang atau melecehkan profesi tenaga kesehatan.

Ia menambahkan, profesi tenaga kesehatan memang adalah profesi yang tidak bisa terhindar dari keluhan dan sorotan, karena tuntutan dan ekspektasi masyarakat terhadap profesi ini memang sangat besar.” memilih untuk menjadi pelayan masyarakat di bidang kesehatan, berurusan dengan orang-orang yang datang dengan berbagai keluhan kesehatan, dengan kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil adalah bagian dari konsekuensi yang harus kami terima, dan kami tidak keberatan akan kritik serta saran yang membangun, asal tidak di sampaikan dengan cara-cara yang tidak baik

Menteri Imipas Tegaskan Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik

“Di tengah derasnya pemberitaan dan opini di media sosial, pihak RSUD Morowali Utara berharap masyarakat dapat menyikapi persoalan ini secara objektif serta menunggu proses klarifikasi dan evaluasi sesuai mekanisme yang berlaku. Manajemen rumah sakit menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Morowali Utara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement