SCROLL KE BAWAH UNTUK MELIHAT LEBIH BANYAK KONTEN

Morowali Utara Wakili Sulteng di Dua Kategori Pesparawi Nasional XIV, Bupati Delis: “Kalian Adalah Utusan Tuhan”

MORUT RADAR SULAWESI, Id – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara secara resmi melepas kontingen Pesparawi yang akan mewakili Provinsi Sulawesi Tengah pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, usai Ibadah Minggu di GKST Jemaat Eklesia Kolonodale, Minggu (21/6).

Kegiatan pelepasan berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Ibadah dipimpin Ketua Majelis Klasis GKST Kolonodale, Pdt. Marthen Luther Tamauka, S.Th., serta dihadiri jajaran pemerintah daerah, pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD), para pendeta, majelis jemaat, keluarga peserta, dan masyarakat yang memberikan dukungan kepada kontingen.

Pesparawi Nasional XIV akan berlangsung pada 18–28 Juni 2026 di Manokwari, Papua Barat, mengusung tema “Aku Hendak Memuji Tuhan Pada Segala Waktu” dengan sub tema “Puji-Pujian Membawa Perdamaian dan Persaudaraan di Tanah Papua. ” Pada ajang tersebut, Morowali Utara mendapat kepercayaan menjadi tulang punggung kontingen Sulawesi Tengah pada dua kategori bergengsi, yakni Paduan Suara Wanita (PSW) dan Paduan Suara Pria (PSP).

Ketua Panitia sekaligus Ketua Kontingen Morowali Utara, Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si., Apt., melaporkan bahwa rombongan yang diberangkatkan terdiri dari 30 peserta Paduan Suara Pria dan 32 peserta Paduan Suara Wanita. Seluruh peserta dijadwalkan bertolak menuju Manokwari pada 22 Juni 2026 dan kembali ke Morowali Utara pada 30 Juni 2026.

KPPA Sulawesi Tengah Gelar Konferensi Pers, Soroti Ruang Aman, Pangan, Air Bersih dan Lingkungan Berkelanjutan bagi Perempuan dan Anak

Dalam laporannya, Febriyanthi menyampaikan bahwa seluruh anggota kontingen telah menjalani berbagai tahapan persiapan secara maksimal. Ia menegaskan bahwa Pesparawi bukan semata-mata ajang perlombaan, melainkan wadah pelayanan dan penyembahan kepada Tuhan melalui talenta bernyanyi yang dimiliki setiap peserta. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Morowali Utara untuk memberikan dukungan melalui doa agar para peserta dapat tampil maksimal serta membawa nama baik daerah dan Provinsi Sulawesi Tengah di tingkat nasional. Menurutnya, pelayanan yang dilakukan dengan hati yang tulus akan menjadi kesaksian yang memuliakan nama Tuhan.

Sementara itu, Bupati Delis Julkarson Hehi dalam sambutannya mengingatkan bahwa para peserta bukan sekadar penyanyi ataupun peserta lomba, melainkan utusan Tuhan yang membawa pesan damai dan persaudaraan melalui puji-pujian. Ia meminta seluruh peserta untuk mempersembahkan pujian terbaik bagi Tuhan tanpa berfokus pada penilaian manusia, melainkan menjadikan setiap penampilan sebagai bentuk penyembahan yang tulus.

Bupati juga menekankan pentingnya menjaga persatuan, kebersamaan, dan semangat pelayanan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Papua Barat. Ia mengajak peserta untuk menghilangkan ego, meninggalkan perbedaan, serta membangun kekompakan demi memberikan penampilan terbaik bagi Sulawesi Tengah. Delis bahkan menyatakan kesiapannya hadir langsung di Manokwari untuk memberikan dukungan kepada kontingen yang membawa nama daerah dan provinsi di ajang nasional tersebut.

Pelepasan kontingen Pesparawi berlangsung penuh haru dengan doa pengutusan dari para hamba Tuhan dan jemaat sebagai bekal spiritual sebelum keberangkatan. Keikutsertaan Morowali Utara pada Pesparawi Nasional XIV menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulawesi Tengah, sekaligus diharapkan mampu menghadirkan semangat persaudaraan, perdamaian, dan kesaksian iman sesuai tema nasional, “Aku Hendak Memuji Tuhan Pada Segala Waktu.”

Bhabinkamtibmas Polsek Tinangkung Intens Bangun Pendekatan Lebih Humanis dengan Warga

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement