MORUT RADAR SULAWESI,Id – Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemerintah Kabupaten Morowali Utara kembali disalurkan kepada kelompok usaha masyarakat. Kali ini, bantuan tersebut diberikan kepada kelompok penerima manfaat di Kecamatan Mamosalato, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Tanasumpu, Minggu (8/3/2026).
Penyerahan BKK dilakukan oleh Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K., S.Pd., M.Pd, didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Morowali Utara sekaligus Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tengah Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si., Apt.
Program BKK merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Daerah Morowali Utara yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa melalui penguatan kelompok usaha produktif.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Djira menjelaskan bahwa gagasan program BKK lahir dari komitmen kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di tingkat desa melalui pemberdayaan masyarakat.
“Program ini dirancang agar bantuan yang diberikan tidak habis begitu saja. Karena itu pemerintah tidak menyalurkan dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa peralatan dan sarana usaha yang dapat dikelola kelompok untuk menghasilkan pendapatan,” ujar Djira.
Ia menekankan bahwa bantuan tersebut ditujukan untuk kelompok usaha perempuan, pemuda, serta kelompok usaha masyarakat lainnya, agar mampu memulai atau mengembangkan usaha secara bersama-sama.
“Bantuan ini bukan untuk dikonsumsi, tetapi untuk dikelola sehingga dapat mendatangkan penghasilan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” tambahnya.
Djira juga mengingatkan para penerima manfaat agar menggunakan bantuan tersebut secara bertanggung jawab dan sesuai peruntukannya.
“Kelola bantuan ini dengan baik. Jangan sampai disalahgunakan, karena selain merugikan kelompok, juga dapat berpotensi menimbulkan persoalan hukum,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Morowali Utara, Febriyanthi Hongkiriwang, menegaskan bahwa program BKK telah berjalan selama empat tahun berturut-turut dan terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi salah satu instrumen percepatan pembangunan desa yang sejalan dengan semangat pembangunan dari desa.
“Bantuan ini adalah stimulus agar masyarakat bisa memulai usaha dan meningkatkan ekonomi keluarga. Kita sudah melihat banyak contoh, dari yang sebelumnya tidak memiliki usaha, kini mampu menjalankan usaha kecil yang membantu perekonomian rumah tangga,” kata Febriyanthi.
Ia juga mengajak seluruh penerima manfaat untuk menjaga keberlanjutan program tersebut dengan mengelola bantuan secara disiplin dan produktif.
“Kita berharap bantuan ini dijaga dan dimanfaatkan dengan baik, sehingga tidak hanya berhenti pada satu kelompok saja, tetapi bisa berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis Bantuan Keuangan Khusus kepada kelompok usaha penerima manfaat di Kecamatan Mamosalato.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Morowali Utara I Made Karsana, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Charles N. Toha, S.Sos., M.Si, Camat Mamosalato IC. Tungka, S.Sos, unsur TNI dan Polri, para kepala desa se-Kecamatan Mamosalato, serta masyarakat penerima manfaat program BKK.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara berharap kelompok usaha masyarakat di desa mampu berkembang, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. MCDD











Komentar