MORUT RADAR SULAWESI, Id – Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, meninjau langsung kondisi ruas jalan yang menghubungkan Desa Lemo dan Desa Salubiro, Kecamatan Bungku Utara, Jumat (7/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana longsor sekaligus memastikan penanganan akses transportasi di wilayah tersebut.
Untuk menjangkau wilayah terdampak, Bupati Delis bersama rombongan menggunakan helikopter yang mendapat dukungan dari Pertamina EP Matindok. Selain untuk mobilisasi rombongan, dukungan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperlancar distribusi bantuan logistik ke wilayah yang masih sulit dijangkau melalui jalur darat.
Dalam kunjungan itu, Delis didampingi Ketua TP-PKK Morowali Utara sekaligus Anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah, Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si., Apt. Rombongan juga menyerahkan bantuan sembako yang diterima Kepala Desa Lemo untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak di Desa Lemo dan Desa Salubiro.
Bantuan kemanusiaan tersebut berasal dari Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, Febriyanthi Hongkiriwang, PT COR, dan PT Indo Mineral Mining. Bantuan berupa beras, mi instan, minyak goreng, ikan asin, serta air mineral, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama proses penanganan bencana berlangsung.
Selain bantuan sembako, sejumlah perusahaan turut memberikan dukungan dalam mempercepat penanganan kondisi di lapangan. PT Kurnia Luwuk Sejati menurunkan satu unit excavator PC 200 dan akan menambah satu unit bulldozer untuk membantu pemeliharaan jalan. Sementara Pertamina EP Matindok mendukung mobilisasi logistik melalui helikopter dan PT CAS menyediakan satu unit jonder untuk mendukung mobilisasi logistik.
Bupati Delis mengakui bantuan yang diberikan belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat terdampak. Namun, ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga dan dibagikan secara bertahap serta merata kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan. “Bantuan ini memang tidak mencukupi, tetapi paling tidak bisa meringankan beban masyarakat,” ujar Delis.
Usai menyerahkan bantuan, Delis meninjau sejumlah titik ruas jalan yang mengalami kerusakan dan longsor. Menurutnya, kondisi jalan tersebut membutuhkan penanganan segera karena akses transportasi sangat berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari distribusi bahan pokok, pelayanan kesehatan hingga pendidikan. “Ini bukan hanya soal transportasi untuk mengangkut logistik atau sembako, tetapi juga menyangkut kesehatan, pendidikan, dan kehidupan masyarakat. Karena itu, ini menjadi PR pemerintah dan tugas saya untuk mencarikan solusinya,” katanya.
Delis menjelaskan, pemerintah daerah sebelumnya telah mengalokasikan anggaran untuk menangani ruas jalan tersebut. Namun, rencana pembangunan menghadapi tantangan akibat adanya pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat terhadap sejumlah proyek prioritas. Karena itu, Pemkab Morowali Utara bersama DPRD tengah mencari alternatif sumber pembiayaan agar kebutuhan pembangunan yang bersifat mendesak tetap dapat ditangani.
Pemerintah Kabupaten Morowali Utara memastikan penanganan jalan Lemo-Salubiro tetap menjadi salah satu skala prioritas. Dinas PUPR bersama BPBD diminta melakukan pemetaan dan menghitung kebutuhan penanganan secara menyeluruh, sementara pekerjaan darurat pada titik-titik yang rusak parah mulai dilakukan dengan dukungan alat berat. Pemerintah juga akan mempertimbangkan penanganan jangka panjang, termasuk pembangunan drainase untuk mengurangi risiko kerusakan akibat aliran air saat musim hujan. Delis menegaskan pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan penanganan hingga akses masyarakat kembali berfungsi dengan baik.









Komentar