LUWUK, RADAR SULAWESI — Dukungan terhadap Irfan Buangaajim sebagai calon Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Muhammadiyah Luwuk semakin menguat menjelang Musyawarah Luar Biasa (Muslub) IKA Unismuh Luwuk.
Pasca mengembalikan berkas persyaratan pencalonan, Irfan mulai mendapat dukungan dari sejumlah alumni lintas fakultas. Dukungan itu datang, di antaranya, dari alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Agama Islam (FAI) Unismuh Luwuk.
Dukungan dari alumni FEB disampaikan Hasrudin Laseni. Alumni FEB tahun 2020 yang juga pernah menjabat Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Luwuk periode 2018-2020 itu menilai langkah Irfan maju sebagai calon Ketua IKA Unismuh Luwuk layak mendapat dukungan.
Menurut Hasrudin, pencalonan Irfan memberikan pilihan bagi alumni untuk menghadirkan sosok yang dinilai memiliki pengalaman organisasi sekaligus memahami lingkungan almamater.
“Kalau Kak Irfan Buangaajim itu bukan orang baru. Apalagi berbicara sebagai alumni Unismuh Luwuk, dia paling tahu betul seluk-beluk Unismuh Luwuk,” ungkap Hasrudin.
Ia menilai pengalaman Irfan dalam berbagai organisasi menjadi salah satu modal penting untuk memimpin organisasi alumni. Terlebih, IKA Unismuh Luwuk membutuhkan figur yang mampu membangun komunikasi dengan alumni dari berbagai latar belakang.
Dukungan serupa datang dari Iksan R. Ahmad, alumni FAI Unismuh Luwuk tahun 2008. Bagi Iksan, tampilnya Irfan dalam bursa calon Ketua IKA Unismuh Luwuk menjadi kebanggaan tersendiri.
Iksan yang merupakan kader Darul Arqam Dasar (DAD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) tahun 2006 itu menyatakan dukungannya terhadap Irfan. Ia bahkan menyebut dukungan tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab moral sesama alumni dan kader.
“Kalau saya melihat Irfan Buangaajim itu secara objektif saja. Mendukungnya itu sudah menjadi kewajiban kami sesama alumni Unismuh Luwuk,” tandasnya.
Menurut Iksan, Irfan bukan figur yang minim pengalaman. Kiprahnya di berbagai organisasi kepemudaan, baik internal maupun eksternal kampus, dinilai menjadi bekal untuk mengelola organisasi alumni yang memiliki anggota dengan latar belakang beragam.
Ia juga memandang pencalonan Irfan sebagai bagian dari panggilan pengabdian kepada almamater dan Muhammadiyah. Karena itu, Iksan berharap kepemimpinan IKA nantinya dapat menjadi ruang bersama bagi seluruh alumni untuk berkontribusi terhadap perkembangan Unismuh Luwuk.
“Sebagai perwakilan alumni fakultas agama, saya menilai Irfan Buangaajim itu visioner. Saya yakin beliau mampu merangkul kami dalam menjalankan roda organisasi setelah terpilih,” tutup Iksan.
Dukungan dari alumni FEB dan FAI tersebut menambah dinamika bursa calon Ketua IKA Unismuh Luwuk. Muslub nantinya akan menjadi forum penentuan kepemimpinan organisasi alumni untuk periode berikutnya.***











Komentar