MORUT RADAR SULAWESI, Id — Bupati Morowali Utara (Morut) Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, mengambil sumpah/janji sekaligus melantik 36 kepala desa terpilih se-Kabupaten Morowali Utara tahun 2026. Pelantikan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara, Rabu (9/9/2026).Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang digelar pada 22 Juli 2026. Dari total 52 desa yang mengikuti Pilkades serentak, sebanyak 36 kepala desa telah memenuhi ketentuan untuk dilantik dan mulai menjalankan tugasnya. Sesuai ketentuan terbaru, para kepala desa yang dilantik akan mengemban masa jabatan selama delapan tahun, yakni periode 2026-2034. Sementara itu, kepala desa terpilih lainnya belum dapat dilantik karena masa jabatan kepala desa yang sedang menjabat masih berlangsung.

Dalam sambutannya, Bupati Delis menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kepala desa yang baru dilantik. Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), seluruh panitia Pilkades, kepala desa sebelumnya serta penjabat kepala desa yang telah menjalankan tugas sehingga seluruh rangkaian Pilkades dapat berlangsung aman, lancar dan tertib. Bupati menegaskan, jabatan kepala desa merupakan amanah besar dari masyarakat. Karena itu, kepala desa diminta mengedepankan mentalitas sebagai pelayan masyarakat, bukan sebagai penguasa. Setelah proses politik Pilkades berakhir, seluruh perbedaan harus ditinggalkan dan kepala desa wajib memberikan pelayanan serta pembangunan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik.“Pemimpin adalah pelayan. Kita semua adalah pelayan masyarakat, bukan bos,” tegas Bupati.
Ia meminta para kepala desa bersama perangkatnya membangun desa yang sehat, cerdas, sejahtera dan maju. Menurutnya, pemerintah desa tidak bekerja sendiri, melainkan harus bersinergi dengan pemerintah daerah agar program pembangunan dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten hingga desa berjalan selaras. Selain itu, Bupati meminta kepala desa memastikan data sosial ekonomi masyarakat benar-benar akurat. Data yang valid, kata dia, menjadi dasar penting dalam menyusun perencanaan dan penganggaran sehingga berbagai program pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Upaya tersebut juga diarahkan untuk menekan angka kemiskinan di Morowali Utara. Delis juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah desa terhadap iklim investasi yang sehat dan kondusif.
Menurutnya, investasi memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah. Ia mencontohkan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Morowali Utara yang terus berkembang, sementara kebutuhan belanja pemerintah juga semakin besar. Di hadapan para kepala desa, Bupati turut meminta perhatian terhadap kebersihan lingkungan melalui gerakan desa bersih serta kewaspadaan terhadap kebakaran hutan, lahan dan permukiman. Kondisi kekeringan yang terjadi belakangan ini meningkatkan risiko kebakaran. Karena itu, kepala desa diminta menyosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Morowali Utara, anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tengah, Wakil Ketua I DPRD Morowali Utara, Wakapolres Morowali Utara, Kasi Intel Kejaksaan, Danramil, kepala OPD, para camat, keluarga dan pendamping kepala desa serta tamu undangan lainnya.
Berikut 36 Kepala Desa yang Dilantik
Kecamatan Lembo
1.Beteleme — Drs. Apta Kristo Mala, M.Pmat
2.Lembobaru — Mifraim Pangkalias
3.Wara’a — Ferdinan Maragani, SE
4.Korompeeli — Oskar Mbatono
5.Mora — Eliezer Baretha, SH
6.Uluanso — Rony Febrita Tonigi
7.Korobonde — Muji Wahono
8.Tingkea’o — Bertu Yan Perta Tumongka
9.Wawopada — Ishak Patasik
10.Tinompo — Astono Montilei
11.Lemboroma — Williem PontengiKecamatan Lembo Raya
12. Pontangoa — Arbiansyah
13. Po’ona — Harnol Kristian Ndeusu
14. Lembobelala — Johnson Tagoe
15. Pa’awaru — Barokah Kitri Riwayati
16. Jamor Jaya — Mikhael Angelus Dheti
17. Dolupo Karya — Desroni Dg Pabeta
18. Ganda-Ganda — Haerudin Azis
19. Tanauge — Arman, SE
Kecamatan Petasia Timur
20. Mohoni — Batonius Bate
21. Tompira — Mondelalu Laega
22. Bunta — Saharuddin
23. Molino — Abd. Azis Husain
24. Keuno — Lifron Torare
25. Bimor Jaya — I Putu Panji Rama Nugraha
Kecamatan Petasia Barat
26. Togo Mulya — Edi Nasar Toasar
i27. Tiu — Adris Ganoli
28. Moleono — Lisman Mauru, SH
Kecamatan Bungku Utara
29. Matube — Kamaru
30. Tokala Atas — Asgar
31. Opo — Amat Mado
Kecamatan Mori Atas
32. Peonea — Kriswal Wiko Maroangi
33. Salemba Walati — Masjhun Gayumbo
Kecamatan Soyojaya
34. Tambayoli — Frida Christiana Tagoe
35. Tamainusi — Sudirman Usman
36. Panca Makmur — Suaib
Dengan dilantiknya 36 kepala desa tersebut, pemerintah daerah berharap roda pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa semakin efektif. Para kepala desa diharapkan mampu menjaga kepercayaan masyarakat, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, meningkatkan kesejahteraan warga, serta menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab hingga akhir masa jabatan 2034.








Komentar