SCROLL KE BAWAH UNTUK MELIHAT LEBIH BANYAK KONTEN

Luncurkan Batik Fakultas, FEB Unismuh Luwuk Angkat Kekayaan Budaya dan Nilai Islam Berkemajuan

LUWUK, RADAR SULAWESI — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Luwuk resmi meluncurkan batik khas fakultas yang memadukan kekayaan budaya bangsa, nilai-nilai Islam berkemajuan, serta semangat membangun generasi unggul dan berdaya saing global.

Peluncuran batik khas FEB Unismuh Luwuk menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas fakultas melalui sebuah karya yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung filosofi tentang optimisme, kemajuan ilmu pengetahuan, dan pelestarian budaya.

Dalam filosofi desainnya, batik tersebut menggambarkan komitmen FEB Unismuh Luwuk dalam memadukan nilai-nilai keislaman dengan semangat kemajuan. Perpaduan itu mencerminkan karakter lingkungan akademik yang unggul, religius, sekaligus tetap berakar pada budaya bangsa.

Warna kuning keemasan yang mendominasi motif batik memiliki makna optimisme, kejayaan, dan energi. Warna tersebut juga dimaknai sebagai simbol cahaya perjalanan, semangat keilmuan, dan kemajuan yang terus diupayakan FEB Unismuh Luwuk.

Filosofi tersebut sejalan dengan semangat Muhammadiyah dalam menghadirkan pencerahan melalui pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan, serta pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.

Banjir Dukungan Lintas Alumni, Irfan Buangaajim Menguat Jelang Muslub IKA Unismuh Luwuk

Keunikan batik FEB Unismuh Luwuk juga terlihat dari perpaduan unsur fauna khas, di antaranya Burung Maleo dan Ikan Kardinal. Kehadiran kedua unsur tersebut memperkaya karakter visual batik sekaligus merepresentasikan kekayaan alam dan keanekaragaman hayati wilayah setempat.

Perpaduan motif budaya, alam, dan filosofi keislaman menjadikan batik tersebut sebagai bagian dari identitas FEB Unismuh Luwuk yang berupaya menghubungkan tradisi dengan semangat modernitas.

Melalui peluncuran batik khas fakultas ini, FEB Unismuh Luwuk memperkuat identitas kelembagaan sekaligus menumbuhkan kebanggaan sivitas akademika terhadap karya yang membawa pesan budaya, keilmuan, dan nilai-nilai Islam berkemajuan.

Batik tersebut bukan sekadar busana dengan corak khas, tetapi juga menjadi representasi semangat FEB Unismuh Luwuk untuk terus bertumbuh, menghadirkan pencerahan melalui ilmu pengetahuan, serta ikut menjaga dan melestarikan kekayaan budaya bangsa. ***

Arbes Lamusu Sebut Irfan Buangaajim Figur Ideal Pimpin IKA Unismuh Luwuk

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement