PALU, RADARSULAWESI.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid memiliki pendekatan yang unik dan aktif dalam menyerap aspirasi rakyat, sering kali turun langsung ke lapangan serta memanfaatkan waktu-waktu khusus.
Berikut adalah beberapa cara unik Gubernur Sulteng menyerap aspirasi:
Dialog “Subuh” (Pertemuan Rutin): Gubernur Anwar Hafid rutin menerima aspirasi dan laporan masyarakat dalam pertemuan yang digelar usai salat Subuh di Masjid.
Silaturahmi Langsung ke Dusun (Sambangi Warga): Anwar Hafid turun langsung ke wilayah pelosok, seperti kunjungannya ke Dusun Vatutela, Kelurahan Tondo, untuk mendengarkan langsung keluhan warga terkait air bersih, jalan, dan listrik.
Duduk Bersama Massa Aksi: Dalam momen demonstrasi (contoh: 1 September 2025), Gubernur memilih duduk bersama dan berdialog langsung dengan ribuan massa aksi di depan kantor DPRD Sulteng untuk mendengarkan aspirasi terkait tambang ilegal.
Program “Gubernur Menyapa” via RRI: Memaparkan komitmen ‘Berani Sejahtera’ dan menyerap aspirasi masyarakat melalui program interaktif di radio.
Memanfaatkan Media Sosial: Menggunakan media sosial untuk berinteraksi dan mengabarkan kunjungan-kunjungan lapangan yang bermakna (serap aspirasi dan saluran bantuan).
Pendekatan ini merupakan bagian dari gerakan besar program unggulan 9 Nawa Cita BERANI (Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Sejahtera) yang bertujuan untuk menciptakan tata kelola yang lebih dekat dengan rakyat. (*/Ury)

Komentar