MORUT RADAR SULAWESI, Id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Morowali Utara berbagi makanan sahur kepada para pekerja tambang di wilayah Bunta, Sabtu (14/3) dinihari. Kegiatan bertajuk sahur on the road tersebut menyasar para pekerja yang baru menyelesaikan shift malam.
Sebanyak 250 paket makanan sahur dibagikan kepada para pekerja yang melintas di gerbang pintu keluar perusahaan tambang. Para pekerja yang baru pulang kerja tampak antusias menerima paket makanan yang dibagikan secara langsung oleh pengurus PSI Morut.
Penanggung jawab kegiatan, Agustina dan Sumartono, mengatakan kegiatan tersebut berawal dari pengamatan mereka terhadap para pekerja shift malam yang kerap singgah membeli makanan untuk persiapan sahur setelah selesai bekerja.
“Setelah dua hari kami mengamati para pekerja shift malam yang selalu singgah membeli persiapan makan sahur selepas kerja, kami memutuskan melakukan sahur on the road tepat di gerbang pintu keluar perusahaan,” kata Agustina dan Sumartono.
Menurut keduanya, kegiatan sahur on the road tersebut merupakan program yang diusulkan oleh DPD PSI Morowali Utara kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sulawesi Tengah sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja. Usulan tersebut kemudian mendapat dukungan penuh dari DPW PSI Sulawesi Tengah sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik di lapangan.
“Kami bersyukur karena DPW Sulteng mensupport usulan kami, sementara pengerjaannya dilakukan Srikandi PSI Morut dibantu pengurus DPD PSI Morut,” jelas mereka. Selain kegiatan sahur on the road, selama bulan suci Ramadan tahun ini PSI Morowali Utara juga menggelar berbagai kegiatan sosial lainnya, seperti pembagian sembako kepada masyarakat serta pembagian takjil bagi pengguna jalan.
Ketua DPD PSI Morowali Utara, Yesiah Ery Tamalagi, mengatakan pihaknya menargetkan distribusi 3.000 paket sembako dapat selesai hingga akhir pekan ini karena wilayah penyalurannya cukup luas.
“Distribusi 3.000 paket sembako kita targetkan selesai akhir minggu ini karena daerah sebarannya luas mencakup para pengurus di seluruh desa yang sudah terbentuk kepengurusannya,” ujar Erik Tamalagi sapaannya. ***

Komentar