SCROLL KE BAWAH UNTUK MELIHAT LEBIH BANYAK KONTEN

258 Mahasiswa KKN-MB Angkatan XXXIX Tuntaskan Seluruh Program Kerja di Lapangan

0-3248x1440-0-0-{}-0-24#

LUWUK, RADAR SULAWESI – Setelah penarikan dari lokasi Kuliah Kerja Nyata Mobilisasi Berkemajuan (KKN-MB) Angkatan XXXIX, ratusan mahasiswa kembali ke kampus hijau Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk Banggai, Rabu 11 Maret 2026.

Penerimaan kembali mahasiswa KKN-MB dilaksanakan di pelataran Kampus Hijau yang dihadiri oleh waki-wakil rektor, dekan, serta ketua-ketua lembaga di Unismuh Luwuk.

Penerimaan kembali mahasiswa KKN-MB setelah mengabdi selama 40 hari di sejumlah desa di Kecamatan Pagimana.

Ketua LP3M Unismuh Luwuk, Risno Mina, mengatakan, seluruh rangkaian KKN-MB telah dilaksanakan sesuai tahapan yang direncanakan, mulai dari pendaftaran, pembekalan hingga pelaksanaan di lapangan.

“Pelaksanaan KKN berlangsung sekitar 40 hari dan bertepatan dengan bulan Ramadan. Kami berharap kegiatan ini menjadi amal jariah bagi seluruh mahasiswa,” ujar Risno Mina.

Rektor Unismuh Luwuk Banggai Tekankan Adaptasi Digital dan Peran Mahasiswa di Era Disrupsi

Menurutnya, penarikan ini menandai tahapan akhir kegiatan mahasiswa di lapangan. Setelah kembali ke kampus, peserta KKN-MB diwajibkan menyelesaikan sejumlah luaran akademik.

Mahasiswa diminta menyiapkan laporan kegiatan, artikel ilmiah, serta video dokumentasi sebagai bagian dari pertanggungjawaban program pengabdian masyarakat yang telah dijalankan.

Selain itu, LP3M juga menyiapkan kuesioner evaluasi yang wajib diisi oleh setiap posko. Evaluasi tersebut akan menjadi bahan penilaian untuk memperbaiki penyelenggaraan KKN-MB ke depan.

“Setiap posko wajib memasukkan kuesioner. Ini penting untuk mengevaluasi pelaksanaan KKN yang sudah berjalan,” jelasnya.

Risno menjelaskan, panitia akan melaksanakan pleno penilaian pada 14 Maret untuk menentukan hasil akhir kegiatan KKN mahasiswa.

Disebar Empat Kabupaten, Sebanyak 101 Mahasiswa FSIP UMLB Ikut Pembekalan MKM Angkatan Ke-XIX

Karena itu, ia mengingatkan seluruh kelompok segera menyelesaikan dan menyerahkan laporan serta luaran yang menjadi kewajiban akademik mereka.

Dalam pelaksanaan KKN kali ini, mahasiswa ditempatkan di 17 desa dengan target menghasilkan puluhan artikel publikasi ilmiah dari kegiatan yang dilakukan di lapangan.

“Jika setiap posko menghasilkan artikel, diperkirakan ada sekitar 32 artikel publikasi. Ini tentu berdampak bagi mahasiswa, fakultas, hingga universitas,” kata Risno.

Menurut dia, publikasi tersebut juga menjadi salah satu indikator penting yang mendukung akreditasi perguruan tinggi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta panitia yang telah mendampingi mahasiswa selama menjalankan program KKN.

FAKUM Unismuh Luwuk Genjot Pembukaan Prodi Hukum Bisnis, LLDIKTI Keluarkan Rekomendasi

“Kami berterima kasih kepada para dosen pembimbing dan panitia. Alhamdulillah pelaksanaan KKN berjalan lancar,” ujarnya.

Dia berharap pengalaman pengabdian di desa selama Ramadan memberi nilai positif bagi mahasiswa dan masyarakat tempat mereka melaksanakan KKN.

“Semoga apa yang dilakukan selama KKN menjadi amal jariah dan memberikan manfaat bagi masyarakat di lokasi pengabdian,” imbuhnya. ***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement